Pembina Pramuka Rumuskan Konsep Pembinaan Kemahasiswaan PTKIN

Pembina Pramuka Rumuskan Konsep Pembinaan Kemahasiswaan PTKIN

Forum Pembina Pramuka di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) secara khusus untuk mendiskusikan konsep dan strategi pembinaan kemahasiswaan. Para Pembina yang berasal dari seluruh Indonesia berkumpul di Syahida Inn, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta sejak Kamis (16/11) sampai Sabtu (18/11).

Membuka acara tersebut, Prof. Dede Rosyada, Rektor UIN Syarif Hidayatullah yang juga Koordinator Forum Rektor PTKIN menegaskan perlunya integrasi pembinaan pramuka diselaraskan dengan kurikulum dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Dengan integrasi tersebut, maka kecakapan yang diperoleh mahasiswa dalam kegiatan pramuka akan menjadi tambahan keterampilan yang dapat ditambahkan dalam Surat Keterangan Pendmaping Ijazah (SKPI).

Dengan demikian, tegas Prof. Dede Rosyada bahwa pramuka akan menjadi kegiatan yang menarik bagi mahasiswa. Di samping untuk menjadi wahana pembinaan karakter juga dapat menjadi sarana dalam menyediakan tenaga-tenaga terampil. Begitu juga dengan SKPI yang diperoleh akan digunakan setelah menyelesaikan pendidikan.

Sementara di hari kedua, nara sumber dari Kwartir Nasional, Kak Marbawi menguraikan tantangan dan dinamika kepramukaan yang perlu dijawab para pembina. Sekaligus, dalam kesempatan tersebut Kak Marbawi mendengarkan usulan-usulan para Pembina dalam rangka mengakselerasi program Kwartir Nasional dengan kondisi masing-masing perguruan tinggi.

Begitu pula dengan Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama RI, Dr. Imam Syafii. Beliau menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan pramuka merupakan kegiatan yang juga bagian dari tata kelola perguruan tinggi. Untuk itu, Dr. Imam Syafii menguraikan kebijakan-kebijakan yang ditempuh Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama RI dalam memberikan kesempatan pengembangan kegiatan kepramukaan.

Menutup acara pada sabtu (18/11), para Pembina merumuskan strategi pembinaan pramuka. Sebelumnya diskusi juga berlangsung dalam tiga komisi untuk mempertahankan dan meningkatkan pembinaan kepramukaan yang selama ini sudah dilaksanakan. Dalam acara penutupan juga disepakati untuk melaksanakan tindak lanjut kegiatan pada masa mendatang bertempat di Kota Sorong, Papua Barat, demikian disampaikan Kak Nanang Syaikhu, Pembina Pramuka UIN Syarif Hidayatullah sekaligus sebagai koordinator forum.

Pembina Pramuka Rumuskan Konsep Pembinaan Kemahasiswaan PTKIN
It's only fair to share...Share on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin
Tagged on:         

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate ยป